Penyu hijau (tortuga blanca) adalah satu-satunya penyu laut yang sepenuhnya herbivora — dari tujuh spesies penyu laut di dunia, hanya penyu hijau yang memilih diet vegetarian sepanjang hidupnya. Mereka merumput di padang lamun laut seperti herbivora di daratan, dengan tenang dan teratur, membantu menjaga ekosistem bawah laut tetap sehat. Di perairan Cancun, inilah penyu yang paling sering dijumpai penyelam dan snorkeler — dan HAO788 Cancun Turtles hadir untuk mendokumentasikan setiap aspek kehidupan spesies luar biasa ini.
Fakta yang paling mengejutkan tentang penyu hijau: namanya bukan berasal dari warna cangkangnya. Cangkang penyu hijau justru berwarna cokelat keabu-abuan atau kehitaman — bukan hijau. Yang hijau adalah lemak dan kartilago di dalam tubuhnya, yang berubah warna selama berpuluh tahun karena diet rumput laut dan alga. Inilah yang pertama kali diperhatikan para penjelajah laut berabad-abad lalu ketika memasak penyu ini — dan nama "penyu hijau" pun melekat sejak saat itu. HAO788 mendokumentasikan fakta yang jarang diketahui publik ini sebagai bagian dari arsip penyu laut Cancun di www.cancunturtles.com.
Di pantai Cancun setiap musim bertelur (Mei–Oktober), penyu hijau betina kembali ke pantai kelahirannya untuk bertelur — perjalanan yang bisa mencapai ribuan kilometer dari padang lamun mereka merumput. Dengan berat hingga 190 kg dan umur lebih dari 80 tahun, penyu hijau adalah salah satu reptil paling megah yang masih bisa kamu lihat di alam liar hari ini. HAO788 Cancun Turtles percaya bahwa pengalaman melihat langsung tortuga blanca ini — baik saat snorkeling maupun saat bertelur di pantai — adalah momen yang layak diabadikan dan dibagikan.